Hubungi Kami jika Anda Ingin membuat warnet

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Kami membantu anda untuk Membuat Website

Kami menyediakan jasa penyediaan website untuk membantu anda mengembangkan usaha dan pemasaran.

Menyediakan jasa penyewaan mobil dan driver

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Jasa Kurir Barang dan dokumen Anda

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Jasa Service Komputer

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label Sajak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sajak. Tampilkan semua postingan

Minggu, 07 November 2010

Bangsa kasihan

Kasihan bangsa yang memakai pakaian yang tidak ditenunnya,
memakan roti dari gandum yang tidak dituainya
dan meminum anggur yang tidak diperasnya

Kasihan bangsa yang menjadikan orang bodoh menjadi pahlawan,
dan menganggap penindasan penjajah sebagai hadiah.

Kasihan bangsa yang meremehkan nafsu dalam mimpi-mimpinya ketika tidur,
sementara menyerah padanya ketika bangun.

Kasihan bangsa yang tidak pernah angkat suara
kecuali jika sedang berjalan di atas kuburan,
tidak sesumbar kecuali di runtuhan,
dan tidak memberontak kecuali ketika lehernya
sudah berada di antara pedang dan landasan.

Kasihan bangsa yang negarawannya serigala,
falsafahnya karung nasi,
dan senimannya tukang tambal dan tukang tiru.

Kasihan bangsa yang menyambut penguasa barunya
dengan trompet kehormatan namun melepasnya dengan cacian,
hanya untuk menyambut penguasa baru lain dengan trompet lagi.

Kasihan bangsa yang orang sucinya dungu
menghitung tahun-tahun berlalu
dan orang kuatnya masih dalam gendongan.

Kasihan bangsa yang berpecah-belah,
dan masing-masing mengangap dirinya sebagai satu bangsa.

Kahlil Gibran

Rabu, 12 Mei 2010

Puisi untuk Ibunda Tercinta

IBU..

kaulah wanita pertama yang tersenyum padaku

saat ku terlahir ke dunia
mungkin saat itu kau merasa

wanita paling bahagia didunia

memiliki buah hati yang normal

kau berbicara padaku ketika ku masih bayi

aku tahu kau tak pernah menganggapku bodoh

aku tak pernah mengerti apa-apa

sampai akhirnya kau mengajariku banyak hal

tentang bahasa kalbu, tentang kasih sayang..

aku tahu kau tak begitu pandai bercerita

tapi di setiap dongengmu mengandung pesan “kebaikan”

kaulah orang pertama yang merasa cemas

saat ku tak memberi kabar keberadaanku
begitu pentingnya aku dalam hari-harimu

mungkin guratan tanganmu kasar
karena seringnya kau bekerja keras
namun bagiku kau wanita terlembut

aku pernah merasakan damai
saat kau usap kepalaku yang sedang tertidur
sambil memandangku dalam-dalam
lalu menyelimutiku,,

aku tak pernah melihat kebencian dimatamu
meskipun berkali-kali aku membuatmu kecewa
yang kutahu bahwa matamu mengajarkan kesabaran

kau juga mengajarkanku pengorbanan
saat kudengar tangis dan pintamu pada Tuhan
agar menggantikanku yang sedang sakit parah

kau mengajarkanku arti keikhlasan
bekerja menggantikan ayah yang tak lagi disisi
dan menerima kenyataan dengan lapang dada

kau selalu mengajariku bersyukur
saat masih bisa makan dan berteduh
meski dalam keterbatasan ruang

setiap hari kau berjalan mencari nafkah
menawarkan barang dagangan
ya ku tahu itu bukanlah pekerjaan yang terhormat

tapi bagiku, engkau lebih terhormat
dari raja ataupun ratu manapun

kau sisihkan sedikit uang untuk menabung
demi melihatku bisa bersekolah
ku tahu itulah cita-citamu
agar kelak aku bahagia,,,

kesibukanmu tak pernah
membuatmu lupa akan Tuhan
kau selalu memanjatkan do’a sambil menangis

sehabis shalat,setiap malam setiap hari
setelah ku tertidur
agar suatu saat aku menjadi orang yang berguna

“di malam yang dingin
aku terjaga dari tidur,
lalu kulihat cahaya remang
dari bilik sekat, ibuku sedang bersimpuh
aku melihat butir-butir air matanya
meleleh menjadi sungai
ia sedang memanjatkan harapan
ingin sekali mendekatinya
namun aku tak sanggup menahan air mataku
akupun tak ingin mengganggu kekhusyukannya
semoga malaikat mengamini
do’a-do’a dari wanita yang ikhlas”

tanpa kau sadari aku bangga memiliki IBU sepertimu

tak ada bagian dari tubuhku yang luput dari kasih sayangmu

Kecantikan sejati ada dalam hatimu

Kata-kata bijak selalu keluar dari mulutmu

hatimu selalu di selimuti cahaya cinta

karena kaulah arti cinta sejati

air matamu saat tahajud adalah do’a untukku

IBU.. tak ada kasih yang bisa menggantikanmu

IBU.. nafasmu adalah nyawaku

IBU.. dikakimu adalah surgaku

IBU.. surgalah tempatmu berasal

Ya Allah, berikanlah surga untuknya sebagai tempat kembali
Ya Allah, berikan dia tiara di surgamu yang kekal abadi. (amin)

Kamis, 22 April 2010

Negeri Para Bedebah



Karya:Adhie Massardi

Ada satu negeri yang dihuni para bedebah
Lautnya pernah dibelah tongkat Musa
Nuh meninggalkan daratannya karena direndam bah
Dari langit burung-burung kondor jatuhkan bebatuan menyala-nyala

Tahukah kamu ciri-ciri negeri para bedebah?
Itulah negeri yang para pemimpinnya hidup mewah
Tapi rakyatnya makan dari mengais sampah
Atau jadi kuli di negeri orang yang upahnya serapah dan bogem mentah

Di negeri para bedebah
Orang baik dan bersih dianggap salah
Dipenjarakan hanya karena sering ketemu wartawan
Menipu rakyat dengan pemilu menjadi lumrah
Karena hanya penguasa yang boleh marah
Sedang rakyatnya hanya bisa pasrah

Maka bila negerimu dikuasai para bedebah
Jangan tergesa-gesa mengadu kepada Allah
Karena Tuhan tak akan mengubah suatu kaum
Kecuali kaum itu sendiri mengubahnya

Maka bila negerimu dikuasai para bedebah
Usirlah mereka dengan revolusi
Bila tak mampu dengan revolusi,
Dengan demonstrasi
Bila tak mampu dengan demonstrasi, dengan diskusi
Tapi itulah selemah-lemahnya iman perjuangan

Rabu, 21 April 2010

Pernahkah

Pernahkah mencintai orang lain dengan sangat meski tau ia
bukan orang yang baik untuk kita?

Pernahkah tersengat rasa rindu yang amat dalam hingga kita.merasa dingin di tengah hawa panas karena ia begitu jauh.dan kita tidak mampu berbuat apa-apa untuk mengubah
kenyataan itu?

Pernahkah merasa meleleh sesaat dan ingin menyatu saja.dengan bumi karena tak kuat mengingat segala kenangan tentangnya?

Pernahkah memiliki bentangan maaf yang luas walau ia telah
menyakiti kita bertubi-tubi?

Pernahkah memiliki tenaga ekstra untuk bertahan menantinya
walau kita tau ia tak akan datang?

Pernahkah berlari ribuan kilo meter di jalan kehidupan,
mencari yang lebih baik darinya, tapi ternyata hati ini
tidak pernah menemukan dan kemudian merasa putus asa?

Pernahkah menangis karena begitu sangat ingin tau kabarnya
tapi takut nanti menemukan kenyataan bahwa ia jauh lebih
bahagia saat ini dan sudah menghempas kita dalam masa
lalunya?

Pernahkah terasa miris saat tanpa sengaja mendengar ia
memiliki pengganti kita tapi kita tak kunjung berhenti
mencintainya?

Pernahkah pada akhirnya menyerahkan segala rasa kepada
Tuhan dan berharap Tuhan akan memiliki keadilan atas semuaa ni??


Pernahkah berharap Tuhan menyampaikan semua ini padanya,
hanya padanya?

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More